Thursday, November 8, 2012

Penyebab Kegagalan



MENGAPA BANYAK ORANG GAGAL

Tidak ada tujuan / goal yang tepat, tidak tahu apa yang diinginkan dalam hidup
Tidak pernah mencatat tujuan : hanya di kepala, tidak dikertas atau Goal Visualization atau sarana apapun.
Tidak ingin bertanggung jawab atas tindakannya, selalu mencari alasan atau excuse atas kegagalannya.
Tidak ada tindakan yang efektif : Banyak rencana,tidak ada tindakan alias No Action Talk Only (NATO).
Membatasi diri : menganggap tak berhak sukses karena, terlalu tua, tak punya modal, bawaan keluarga, tempat tak memungkinkan.
Malas : tidak mau kerja keras, selalu berusaha menggunakan cara paling mudah, cepat dan hemat waktu, tapi ingin mendapatkan uang paling banyak.
Berteman dengan teman-teman yang salah, hidup di lingkungan orang-orang yang gagal.
Tidak bisa mengatur waktu alias salah prioritas.
Salah memakai strategi atau cara bertindak, tidak mempunyai strategi yang paling baik. Berusaha keras, hasil nol.
Kurang pengembangan diri: jarang membaca, mendengar kaset, seminar, mengumpulkan informasi baru dan lain-lain.
Tidak ada kesungguhan atau komitmen untuk sukses: mudah putus asa atau menyerah pada waktu menghadapi rintangan.
Kurang menggunakan Kekuatan Pikiran Bawah Sadar.
Kurangnya hubungan antar manusia yang baik.
Sombong dan menganggap diri sendiri paling hebat dan berhenti belajar.

Perbedaan pintar, cerdas, kreatif dan inovatif

Mengisi hidup yang penuh tidak hanya membutuhkan kepintaran, tapi juga kecerdasan, kreativitas dan inovasi. Apa bedanya?

Kepintaran adalah kemampuan Anda dalam menyerap informasi. Ketika Anda mampu membaca dan mengambil ilmu pengetahuan dari buku atau informasi yang Anda serap, Anda cukup pintar. Akan tetapi, kepintaran berhenti disitu saja. Orang pintar memiliki banyak pengetahuan, akan tetapi kadang menghambatnya dalam pengambilan keputusan, karena pengetahuan yang banyak itu memberikan banyak informasi.

Kecerdasan adalah kemampuan mengelola kepintaran. Orang yang sukses kadang orang yang tidak terlalu pintar, akan tetapi bisa mengelola orang pintar. Kecerdasan membuat Anda tahu siapa orang pintar yang cocok mengerjakan jenis pekerjaan tertentu. Kecerdasan membuat Anda bisa mengambil keuntungan dari kombinasi kepintaran.

Kreativitas adalah kemampuan untuk membuat perbedaan. Orang yang kreatif adalah orang yang melihat hal yang sama tapi berpikir dengan cara yang berbeda. Kreativitas menghasilkan perbedaan dan orang yang kreatif bisa stand out of the crowd, tampil diantara kerumunan orang. Perbedaan membuat peluang baru terbuka.

Inovatif adalah kemampuan untuk menemukan nilai komersil dari kreativitas. Inovasi membuat kreativitas tidak cukup untuk meraih sukses. Kreatif hanya membuat perbedaan, inovasi membuat perbedaan tersebut memiliki nilai komersil.

Oleh karena itu, belajarlah seumur hidup, dan Anda bisa memiliki kepintaran, kecerdasan, kreativitas dan inovasi. Semuanya bukanlah bakat, akan tetapi disiplin. Tentu saja bisa dipelajari.

Memompa Kemauan

Pada dasarnya setiap orang bisa menemukan sendiri jalan untuk memompa kemauannya. Namun, untuk memudahkan, sebaiknya Anda mencoba beberapa cara. Jika Anda disiplin, target yang Anda tetapkan bisa tercapai. Coba simak 10 langkah berikut:
- Fokuskan perhatian pada apa yang Anda miliki
Daripada Anda sibuk memikirkan apa yang tidak Anda miliki lebih baik Anda fokuskan perhatian Anda pada apa yang Anda punyai dan mulai memikirkan bagaimana memberdayakan apa yang Anda miliki tersebut. Sertakan dengan kalimat-kalimat yang mendorong kemauan Anda seperti,”Saya bisa! Saya mau! Saya yakin! Saya sanggup! Saya harus….” Pasang target yang membuat Anda bertambah semangat. Ingat selalu hal-hal yang bisa memotivasi Anda. Misalnya minggu ini Anda bersenam untuk mendapatkan tubuh yang langsing. Minggu depan untuk malam yang romantis, dan seterusnya.
- Bangga saat melakukannya
Apa pun target Anda, semua itu bisa dicapai kalau Anda melakukannya satu persatu. Untuk menambah motivasi, bersikaplah bangga pada prestasi yang telah Anda capai. Jangan terpaku pada panjangnya jalan yang belum Anda selesaikan. Kalau perlu, hadiahi diri sendiri bila Anda berhasil melampaui satu tahapan dengan sukses.
- Buat target yang mudah
Lebih baik membuat sejumlah target kecil yang bisa diraih dengan mudah ketimbang target yang berat. Karena, biasanya target yang berat membuat hati ciut. Target yang kecil membutuhkan lebih sedikit kemauan daripada target besar. Keberhasilan akan membuat Anda berani mencoba lagi dan akhirnya berhasil menyelesaikan semuanya dengan sukses.
- Bila selama ini kemauan Anda belum pernah teruji, sebaiknya jangan memilih target yang memberi perubahan besar pada Anda
Membangun kemauan sama seperti membangun otot. Karena itu Anda perlu melakukan hal-hal biasa yang tak membutuhkan banyak usaha. Seperti selalu mematikan kran bila Anda selesai mandi. Mematikan lampu bila hari sudah terang. Jangan makan di depan televisi.
- Jangan mematok target berlebihan
Jangan berharap bis seperti Ratih Sanggar bila postur tubuh Anda tak memungkinkan. Turunkan target Anda agar lebih masuk akal. Tapi juga jangan terlalu rendah karena nanti Anda tak mempunyai semangat untuk meraihnya.
- Pastikan target itu memang impian Anda
Tanyakan pada diri sendiri apakah target ini memang Anda inginkan atau hasil paksaan orang lain. Akan sulit untuk maju kalau target itu tak datang dari diri Anda sendiri.
- Buat rencana
Ambil waktu untuk merencanakan bagaimana Anda bisa mencapai target yang telah ditentukan. Cobalah menemukan beberapa cara untuk meraihnya. Dua pilihan lebih baik daripada satu. Tapi jangan membuat terlalu banyak rencana karena bisa membingungkan.
- Sampaikan pada teman
Kita cenderung menutupi rencana kita dari orang lain karena khawatir orang akan mengejek bila target tak tercapai. Sayangnya usaha melindungi diri sendiri justru membuat kemauan melemah. Dengan menyampaikan rencana dan target kita pada orang lain, efek yang Anda rasakan justru menambah kekuatan si kemauan. Bahkan, terkadang bisa membentuk kelompok yang mengalami masalah sejenis. Ini akan sangat membantu kita dalam mencapai target. Dukungan semangat dan rasa simpati akan membawa keberhasilan bagi usaha kita.
- Jangan memaksakan diri
Bila di tengah proses Anda merasa bosan dan mandek, berhentilah sejenak. Beri kesempatan pada diri Anda untuk beristirahat. Tetapi setelah itu jangan lupa untuk segera kembali lagi melakukan hal-hal yang diperlukan. Sekali kita bisa melakukan hal ini, otomatis Anda bisa tahan lebih lama. Dan, bahkan akhirnya terbebas dari kebosanan.
- Istirahatlah
Berhenti sesaat bukan berarti Anda lemah, malas dan tak disiplin. Malah, sebenarnya Anda tengah berada dalam proses memutus kebiasaan yang buruk dan menggantinya dengan yang baru. Jadi jangan terburu putus asa. Daripada menuduh diri sendiri malas dan payah, sebaiknya Anda melihat sisi positifnya. Yaitu mencari sebab mengapa Anda ingin berhenti. Atasi penyebabnya dan lanjutkan usaha Anda meriah target yang telah dicanangkan?
Nah dengan tips di atas, semoga kemauan Anda bukan lagi sekedar kemauan. Melainkan dapat berubah menjadi tindakan nyata yang akan membantu Anda mewujudkan sukses.
Sumber: www.astaga.com

ComScore